Designing Your Brand!

“How do you define your brand?”

Kalau ada yang nanya pertanyaan ini, apa jawabanmu?

Penginnya sih lempar pertanyaan balik ya “Ada pertanyaan yang lebih abstrak nggak daripada ini?”

Menunjukkan logo dan menjelaskan arti dari logo juga nggak akan membantu mendefinisikan brandmu. Pada dasarnya branding exercises memang abstrak. Kenapa abstrak? Because it Is not just about visual or eye pleasing design. Sesuatu yang nggak bisa dilihat tapi bisa dirasakan.

That’s what we believe in. We believe that brand is not just a product. Brand is a person. Sama seperti kita manusia, brand juga punya sifat. Nah, sifatnya terlihat darimana?

Dari mana saja! Mulai dari cara kita berpikir, berbicara, berinteraksi serta bervisi. Benar bukan?

Kenapa sih harus memanusiakan sebuah brand? Segala effort yang kita lakukan dalam branding exercises, pada akhirnya mengarah ke tujuan yang sama yaitu untuk lebih dekat dengan customers. Gimana caranya ingin dekat dengan customers kalau brand kita nggak bisa berinteraksi sesuai dengan bahasa customers?

That’s where we help you, dengan cara memanusiakan sebuah brand.

  1. The way brand thinks

Setiap branding exercises yang akan kita lakukan didasarkan pada customers insight. Karena kita ingin brand kita relevan dan dekat dengan customers. Mulai belajar melihat sesuatu dari sudut pandang customers.

  1. The way brand appears

Dari mata jatuh ke hati! Not trying to be hypocrite, kita menilai sesuatu pertama kali pasti secara visual. Setelah itu, baru kita melihat hal – hal lainnya. Brand that leaves statement, brand yang meninggalkan jejak pasti memiliki design visual yang menarik dan konsisten.

Choco Channel belongs to Elegant. Rihanna belongs to quirky

  1. The way brand talks

Brand also has tone of voice. If you want to be perceived as fun and everybody’s best friend, you won’t use GMAT, SAT English grammar in daily conversation. Tone of voice ini terasa dari setiap kata yang mewakili brand mu, mulai dari hal yang terlihat simpel seperti caption Instagram.

  1. The way brand interacts

Bagaimana cara brandmu berinteraksi. Kita ambil contoh, event / acara apa yang sesuai dengan brand mu? Kalau ingin brand mu terlihat high class, agak nggak mungkin mengadakan acara pesta dangdut/ keroncong. Harus mencari ide – ide yang memang sesuai dengan personality brandmu.

Dari gaya bahasa tulisan ini, kalian bisa menebak personality Frasa. Fun, nggak kaku dan blak – blakan, karena kita nggak menggunakan bahasa Indonesia yang baku dan kita juga menggunakan bahasa inggris di saat yang sama. That’s who we are. We build brands to make a statement. In order to make a statement you have to be genuine with your own brand personality.

We are Surabaya based Marketing & Branding Agency, we help you through:

  • Customer Insight
  • Branding & Visual
  • Copywriting
  • Social Media Management
  • Brand Activation strategy

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *